Captain America: Civil War (2016)

Posted on

Sinopsis Lengkap Film Captain America: Civil War (2016) – Akhirnya tim perfilman Marvel kembali menyuguhkan sebuah Action terbaru mereka di tahun 2016 ini, sebuah film yang di sutradarai oleh Anthony Russo dan Joe Russo ini, sederet tokoh-tokoh superhero Marvel pun didatangkan, seperti Chris Evans sebagai Steve Rogers (Captain America) , Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark (Iron Man) , Scarlett Johansson sebagai Natasha Romanoff (Black Widow) , Sebastian Stan sebagai Bucky Barnes (Winter Soldier) , Anthony Mackie sebagai Sam Wilson (Falcon) , Don Cheadle sebagai Lieutenant James Rhodes (War Machine) , Jeremy Renner sebagai Clint Barton (Hawkeye) , Chadwick Boseman sebagai T’Challa (Black Panther) , Paul Betany sebagai Vision , Elizabeth Olsen sebagai Wanda Maximoff (Scarlet Witch) , Tom Holland sebagai Peter Parker (Spiderman) dan banyak lagi yang lainnya.

sinopsis Captain America: Civil War (2016)

Diceritakan Captain America bersama kawan-kawannya Black Widow, Falcon dan Wanda Maximomff sedang mengintai pergerakkan dari Frank Grillo sebagai Brock Rumlow (Crossbones) musuh dari Captain America, Crossbones berencana mencari sebuah zat kimia untuk kepentingannya dalam membuat kerusuhan, Captain America yang mengetahui hal tersebut mencoba memberikan sebuah perlawanan sengit, perebutan pun terjadi dan pasukan Crossbones yang tak ingin zat tersebut direbut oleh Captain America, dia membagi pasukannya agar menyebar dan diserahkan kepada salah satu pasukannya, Captain America pun segera menugaskan kawan-kawannya untuk menyebar dan mencari siapa yang membawa zat tersebut, sementara Captain America menghadapi Crossbones secara langsung, Captain America menanyakan siapa pembeli yang memerintahkan Crossbones melakukan tugas tersebut, Crossbones mengatakan bahwa pembelinya tidak lain tidak bukan adalah mitra masa lalu Captain America yaitu Bucky Barnes yang dikenal sebagai Winter Soldier, setelah menceritakan kejadian tersebut Crossbones mencoba untuk meledakkan diri, Wanda yang melihat kejadian tersebut mencoba untuk menghentikan ledakan tersebut dengan kemampuan khususnya, karena jumlah kekuatan ledakkan tersebut terlalu kuat, Wanda mencoba untuk melemparkannya, tetapi dia tak mampu melemparkannya terlalu jauh dan meledak di pinggir sebuah gedung dan memakan korban, PBB dan agen pemerintahan dari beberapa negara melakukan sebuah pertemuan, dan mereka menginginkan semua aktivitas Avenger berada dalam naungan PBB, dan membuat sebuah perjanjian Sokovia dan di setujui oleh 117 negara, sebagian dari tim Avengers menolak perjanjian tersebut dan yang melakukan penolakkan yaitu Captain America sendiri, karena dia bersikeras mereka sudah mencoba dengan upaya yang besar telah melakukan sesuatu yang sangat membantu untuk kesejahteraan dunia, disaat pertemuan dari tim Avengers dan para perwakilan orang-orang penting diseluruh dunia tentang pembahasan perjanjian Sokovia, hanya Captain America yang tidak menghadiri pertemuan tersebut, terjadi sebuah insiden yang tidak terduga, sebuah bom meledak di pertemuan tersebut dan menimbulkan banyak korban luka dan tewas, dan korban yang tewas adalah salah satu orang penting dalam pertemuan tersebut yaitu Raja T’Chaka , anak dari Raja T’Chaka yaitu Black Panther ingin menuntut balas kepada orang yang melakukan perbuatan keji tersebut, dan dicurigai yang melakukan pemboman tersebut adalah Bucky sahabat Captain America, Captain America yang tak mempercayai kejadian tersebut langsung mencari keberadaan Bucky untuk mencari kebenaran akan insiden tersebut, dan Captain America mengetahui keberadaan Bucky dengan sedikit bantuan dari teman-temannya, disaat pertemuan antara 2 sahabat ini para pasukan militer datang untuk menyerang dan menangkap Bucky, Captain America pun menolong Bucky agar bisa lolos dari kepungan para tentara yang mengejar Bucky, disaat upaya melarikan diri dari kepungan pasukan tentara ini tiba-tiba Black Panther datang menyerang awalnya mereka tak mengetahui siapa dibalik orang yang mengenakkan topeng Black Panther ini, dan ternyata orang yang mengenakkan Topeng Black Panther ini tidak lain tidak bukan adalah anak dari Raja T’Chaka, setelah terjadi pertarungan sengit ini akhirnya mereka bertiga berhasil dikepung oleh pasukan militer dan ternyata yang memakai topeng Black Panther ini adalah anak dari Raja T’Chaka, sang Captain America pun terkaget, Bucky pun tertangkap dan Captain America membuat sebuah reputasi buruk karena mencoba membantu Bucky untuk meloloskan diri, didalam pengurungan Bucky dihujani pertanyaan demi pertanyaan, hingaa ada seseorang yang menyelinap masuk ke ruangan Bucky dan membacakan sebuah kalimat-kalimat dari komplotan Hydra yang membuat Bucky kembali tidak dapat dikontrol, dan mematuhi perintah dari ucapan kata-kata Hydra, BUcky pun berhasil meloloskon diri, Captain yang mengetahui kejadian tersebut segera mengejar mencari Bucky dan Black Panther pun datang mengikuti di saat upaya pengejaran tersebut ternyata Bucky lebih dulu datang menghampiri Black Panther dan menyerangnya, anggota Avengers yang lainnya pun datang untuk mencegah upaya Bucky yang meloloskan diri tersebut, tetapi Bucky berhasil melarikan diri ke sebuah atap dan mencuri sebuah helli, Captain America pun tak membiarkan Bucky lolos begitu saja, dia mencoba untuk menghentikan helli tersebut dan helli tersebut pun jatuh kedalam sebuah sungai bersamaan Captain America dan Bucky, disaat mereka terjatuh Bucky tak sadarkan diri, dan Captain America pun menyembunyikan keberadaan.

Sesaat Bucky tersadar akhirnya dia kembali normal dan Captain America bertanya siapa yang melakukannya, Bucky pun tidak mengetahuinya, dan dia masih dalam pengaruh Hydra yang bila kata-kata dari Hydra bila diucapkan lagi kepadanya dia dapat menjadi tak terkendali lagi, dan orang yang mencoba mengendalikan Bucky tersebut mencoba untuk mengetahui informasi di siberia, sebuah informasi dimana dulu Bucky pernah ditahan dan masih banyak prajurit yang mengerikan seperti Bucky, dan perpecahan dari anggota tim Avengers pun terjadi dimana Tony Stark dan Lieutnant James Rhodes lebih membela pemerintahan di banding Captain America, dan Tony mencari Spiderman dan mencoba membujuknya dalam upaya misi pencarian Bucky awalnya Peter Parker menyangkal bahwa ia adalah Spiderman, setelah Tony mendesak dengan memperlihatkan bukti-bukti dan dia mengancam akan memberitahu bibi Peter dia pun terpaksa mengikuti perintah Tony, di dalam sebuah gedung Wanda yang di temani denga Vision didatangi oleh Hawkeye sesaat setelah Vision pergi, Vision yang menyadari kehadiran Clint/Hawkeye mencoba untuk menghentikannya, dan terjadi lah perlawanan antara Clint dan Vision , dan akhirnya Wanda pun membantu Clint untuk membantu Captain America, dan mencoba mengalahkan Vision sebelum mereka pergi ke tempat Captain America berada, dan ternyata Captain America pun tak tinggal diam, dia mencoba merekrut beberapa partner yaitu Ant-Man, perjalanan Captain America pun dimulai, disaat perjalanan menuju Siberia ,Tony Stark , Lieutnant James Rhodes , Spiderman dan Black Panther mencoba menghentikan mereka dan menginginkan untuk menangkap Bucky kembali, dan Tony sangat kecewa kepada Captain America karena mencoba meloloskan tahanan, tentu saja Captain America pun menjelaskan bahwa ini semua sebuah kesalahpahaman dan di suatu tempat masih banyak pasukan seperti Bucky dan mereka harus segera menghentikannya, Tony tak mempercayai alasan tersebut dan mulai memulai perlawanan kepada Captain America beserta kawanannya, perrtarungan sengit pun tak terelakkan lagi, pertarungan dari para kumpulan superhero ini pun berlangsung sengit, semua kemampuan khusus mereka di keluarkan untuk mempertahankan diri, kawanan dari Captain America mencoba menahan mereka yang memberikan perlawanan untuk segera pergi berangkat ke siberia , sebelum mereka terbang Vision mencoba menghentikan mereka dan Lieutnant James Rhodes mencoba untuk mengejar mereka, Falcon pun tak membiarkan mereka mengejar mereka, Vision mencoba menembak ke arah Falcon dan Falcon pun dengan cepat menghindarinya, tetapi tembakkan tersebut terkena kepada Lieutnan James Rhodes dan membuat ia jatuh tertembak, Captaint America dan Bucky pun berhasil melarikan diri dari perlawanan Tony dan yang lainnya.

Para anggota yang memihak Captain America di masukan kedalam sebuah penjara Raft yang berada ditengah laut, dan tak mungkin mereka untuk meloloskan diri, dalam perjalanan menuju penjara teman-temannya Tony Stark akhirnya menemukan sebuah kebenaran, dan apa yang dilakukan Captain America ternyata memang tak bersalah, Tony yang menyesal atas semua kejadian ini mencoba membujuk Falcon kemana Captain America pergi dengan Bucky, awalnya Falcon tak ingin beniat meberitahu Tony, tetapi setelah Tony meyakinkan dia dapat membantu Captain America akhirnya Falcon memberitahu tujuan Captai America, dan Tony pun segera berangkat menyusul Tony, di saat pintu masuk Captai America bersama Bucky akhirnya Tony datang, dan Tony pun menegaskan dia datang untuk membantu bukan untuk mencoba kembali menangkap Bucky, akhirnya Captain America pun menyetujui nya dan kembali masuk mencari seseorang yang diduga kuat dalang dari semua kerusuhan yang terjadi ini, dan yang akan mencoba untuk membangunkan pasukan seperti Bucky, ternyata orang ini tak mempunyai maksud untuk membangkitkan orang-orang seperti Bucky, tetapi dia memberikan sebuah bukti yang menjelaskan bahwa Bucky disaat dalam kendali Hydra telah membunuh ayah dan ibu Tony Stark, Tony yang sangat kesal melihat bukti tersebut langsung menyerang Bucky, dan memang dari awal tujuan orang ini ialah memecah belah Avengers, karena orang ini sadar takkan mampu menghadapi mereka, Tony yang sudah benar-benar maraha menyerang Bucky habis-habisan, Captain America pun tak tinggal diam dan mencoba menolong Bucky sahabatnya itu, karena Bucky melakukan tersebut bukan atas kemauannya, melainkan dalam pengaruh kelompok Hydra, Tony tak menghiraukan penjelasan tersebut dan terus-menerus menyerang Bucky, Bucky hanya bisa bertaha dan tak melakukan serangan balik karena ia memang tak merasa melakukan kesalahan, di saat pertempuran terjadi, ternyata Black Panther datang dengan cara mengikuti Tony karena dia ingin tahu tentang kebenaran semua ini, Black Panther pun mencari dalang dari semua ini dan dia menemukannya dan mencoba untuk bunuh diri, Black Panther tak mengizinkan dia untuk bunuh diri, karena dia harus bertanggung jawab atas semua perbuatannya, Tony dan Bucky beserta Captain America bertarung mati-matian dan sudah hampir mencapai batasnya, lengan Baja Bucky pun patah dan kemampuan dari Tony pun hampir habis karena serangan dari Captain America, orang yang mengadu mereka pun ditangkap dan Captain America pun pergi bersama Bucky yang sudah lemas dengan meninggalkan Tony yang sudah lemah tak berdaya, dan di saat terakhir Captain America membebaskan semua temannya yang ditahan di penjara Raft, Captain America pun memberikan pesan kepada Tony dan menyerahkan semua tanggung jawab Avengers kepada Tony, dan Captain America bersedia membantu Tony kapanpun ia butuhkan, dan Bucky pun meminta agar dia kembali di bekukan karena dia tak mau masuk kembali dalam pengaruh Hydra. Cukup sekian ulasan lengkap dari “Captain America: Civil War” 2016, silahkan membaca ulasan lengkap dari film-film terbaru lainnya sebelum anda memutuskan untuk menonton di bioskop kesayangan anda.

Detail Cast dan Crew Film “Captain America: Civil War (2016)”

Sutradara : Anthony Russo dan Joe Russo
Penulis Skenario : Christopher Markus , Stephen McFeely , Mark Millar , Joe Simon , Jack Kirby
nama – nama pemeran “Captain America: Civil War (2016)” :
Chris Evans sebagai (Steve Rogers/Captain America)
Robert Downey Jr. sebagai (Tony Stark/Iron Man)
Scarlett Johasson sebagai (Natasha Romanoff/Black Widow)
Sebastian Stan sebagai (Bucky Barnes/Winter Soldier)
Anthony Mackie sebagai (Sam Wilson/Falcon)
Don Cheadle sebagai (Lieutnant James Rhodes/War Machine)
Jeremy Renner sebagai (Clint Barton/Hawkeye)
Chadwick Boseman sebagai (T’Challa/Black Panther)
Paul Bettany sebagai (Vision)
Elizabeth Olsen sebagai (Wanda Maximoff/ Scarlett Witch)
Paul Rudd sebagai (Scott Lang/ Ant-Man)
Emily VanCamp sebagai (Sharon Carter)
Tom Holland sebagai (Peter Parker/Spiderman)
Daniel Bruhl sebagai (Zemo)
Frank Grillo sebagai (Brock Rumlow/Crossbones)
John Kani sebagai (King T’Chaka)

Tanggal Rilis Perdana : 6 mei 2016

Produksi : Marvel Studios , Vita – Ray Dutch Productions , Studio Babelsberg , Marvel Entertainment
Durasi : 147 menit

Leave a Reply